Jalurmedia.com – Seorang pilot Citilink yang meninggal dunia setelah mendarat darurat di Bandara Juanda Surabaya, Jawa Timur, dimakamkan Kamis malam (21 Juli 2022). Sejumlah rekan mendiang Kapten Boy Awalia menghadiri pemakaman di TPU Pondok Kelapa di Duren Sawit, Jakarta Timur. Prosesi pemakaman berakhir sekitar pukul 20.43 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun Kompas.com, mendiang Kapten Boy meninggalkan istri dan anak-anaknya. Baik keluarga maupun maskapai belum ada yang menyetujui untuk wawancar. Penerbangan Citilink nomor QG307 dalam perjalanan dari Surabaya ke Makassar dilaporkan Return To Base (RTB) di Bandara Juanda Surabaya pada Kamis. Dewa Kadek Rai, Direktur Utama PT Citilink Indonesia, mengatakan pesawat kembali ke bandara karena pilot menerima perawatan medis darurat setelah pesawat lepas landas selama kurang lebih 15 menit.
“Pesawat kembali mendarat pukul 07.00 WIB di Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan selamat,” kata Rai dalam keterangannya, Kamis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, pilot tersebut dinyatakan meninggal dunia.
Citilink menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Capt. Boy Awalia. Selama ini sang pilot terkenal atas pelayanannya dan menunjukkan dedikasi yang besar.
“Kami juga sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Rai. Menurut informasi dari PT Angkasapura I Bandara Internasional Juanda, pesawat yang membawa 171 penumpang itu lepas landas pada pukul 06:10 WIB dan melakukan pendaratan darurat pada pukul 06:56 WIB.
“Saya diberitahu bahwa saya menerima permintaan pendaratan darurat dari Citilink QG307 Surabaya-Makassar karena ketidakmampuan pilot (incapacity),” kata Yuristo Ardi Hanggoro selaku Humas di PT Angkasapura I Bandara Internasional Juanda, Surabaya.





