Wajib Masker Dan Vaksin Untuk New York Fashion Week 2022
Fashion Lifestyle

Wajib Masker Dan Vaksin Untuk New York Fashion Week 2022

Jalurmedia.comNew York Fashion Week akan menerapkan langkah-langkah yang ketat dalam pertunjukan fashion tersebut. Selain harus mengikuti protokol kesehatan yang ketat seperti memakai masker dan menjaga jarak, namun seluruh peserta dalam acara fashion show tersebut juga harus telah mendapatkan vaksinasi. Pertunjukan akan berlangsung dari 11 hingga 16 Februari mendatang.

Sejak pertunjukan fisik (offline) dari New York Fashion Week yang kembali digelar pada September lalu usai pekan mode virtual, penyelenggara perhelatan tersebut akan membuat campuran “normal baru (new normal)” antara pertunjukan langsung dan digital.

“Ini adalah standar baru,” kata Noah Kozlowski selaku direktur hubungan dan pengembangan desainer di IMG Fashion, kepada Reuters. Pada pertunjukan musim ini akan ada pemakaian masker dalam ruangan yang akan menjadi persyaratan di semua pertunjukan, bukti vaksinasi, itu akan menjadi suatu keharusan.

Penyelenggara juga mewajibkan setiap orang yang terlibat dalam New York Fashion Week tersebut untuk membawa bukti jika telah mendapatkan vaksinasi booster yang memenuhi persyaratan untuk dapat mengikuti pertunjukan fashion show tersebut.

Adapun jika tidak memiliki bukti hasil vaksin booster maka harus mendapatkan hasil negatif untuk Covid-19 dengan tes PCR dalam waktu 48 jam atau tes antigen dalam waktu 6 jam.

Seperti musim lalu, daftar tamu akan dibatasi dengan rata-rata penonton sekitar 200 orang saja. Pembatasan dilakukan mengingat pandemi yang belum berakhir namun pekan mode akan tetap dilaksanakan.

“Secara umum, para pengambil keputusan yang memutuskan untuk mengikuti pertunjukan menghadapi tantangan terbesar. Hal ini karena berhubungan kapasitas para penonton yang akan berkurang seperti yang kita lihat musim lalu,” kata Kozlowski.

Rencana New York Fashion Week 2022

Desainer fashion brand ternama Michael Kors, Carolina Herrera dan Christian Siriano akan menampilkan kreasi terbaru mereka dari 11-16 Februari di New York Fashion Week dengan tajuk ‘The Shows’, yang akan ditayangkan secara langsung.

Desainer lain seperti Badgley Mischka dan Tadashi Shoji akan tampil secara digital. Setelah lockdown, mereka ingin memanfaatkan peningkatan permintaan terhadap barang-barang mewah koleksi mereka.

Namun, terdapat beberapa desainer yang tidak dapat mengikuti pertunjukan sesuai dengan jadwal. Tom Ford membatalkan pertunjukan, dan Tom Brown menunda pertunjukan hingga April karena virus corona (Covid-19).

New York, yang memulai kalender pekan mode, dikenal dengan merek-merek mapan dan label street fashion yang lebih baru. Tak hanya musim ini, namun pekan mode New York juga telah digelar secara langsung sejak tahun lalu. Salah satu brand Indonesia yang mendapatkan kesempatan untuk menampilkan brand mereka adalah Erigo. 

“Fashion Amerika tidak pernah sekuat sekarang ini,” kata direktur gaya Women’s Wear Daily Alex Badia. Setelah New York, sesama ibu kota mode London, Milan, dan Paris juga merencanakan jadwal pertunjukan langsung yang cukup sibuk.

Pandemi tak akan menjadi halangan untuk kembali berkiprahnya dunia fashion. Sebagian besar fashion show memang dilakukan secara online sejak 2020 lalu sejak pandemi Covid-19 menghantam dunia. Namun sejak 2021 beberapa brand fashion telah kembali untuk mengadakan pertunjukan secara offline. Diharapkan bahwa adanya arus balik untuk kembalinya dunia fashion dan pekan mode itu sendiri.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *