Kenaikan Harga Alat tes Covid-19 di Australia
News

Kenaikan Harga Alat tes Covid-19 di Australia

Jalurmedia.comPerdana Menteri Scott Morrison mengatakan Australia saat ini sedang menghadapi kekurangan alat tes antigen Covid-19. Dengan demikian bahwa krisis atas alat tes antigen terjadi saat ini. Namun tak hanya Australia sebagian besar negara di dunia juga tengah mengalami krisis yang sama

Karena krisis pasokan alat tes antigen saat ini, harga tes cepat untuk antigen Covid-19 telah meningkat sepuluh kali lipat di seluruh bagian Australia.

Tes antigen cepat jarang digunakan di seluruh dunia. Bukan ini yang diderita Australia. Ini adalah bagian dari perang melawan berbagai ancaman umum terhadap Omicron. Omicron melakukannya. Hal ini disebabkan oleh penyebaran Omicron yang telah mengacaukan segala aktivitas termasuk krisis yang sedang dihadapi.

Otoritas perdagangan Australia dilaporkan telah menjual alat tes antigen Covid-19 cepat dengan harga yang sangat tinggi. Pihak berwenang meminta informasi lebih lanjut kepada pemasok, pengecer, dan rantai apotik yang menjual alat tes untuk antigen.

Kenaikan alat tes antigen

Harga tes antigen yang dipatok dengan harga tinggi tentunya menjadi beban masyarakat saat ini. Mengingat bahwa tes antigen merupakan kebutuhan masyarakat yang harus hidup berdampingan dengan Covid-19 dan pandemi yang tak kunjung usai.

Kepala Komisi Perdagangan dan Konsumen Australia (ACCC), Rod Sims menyatakan bahwa harga tes antigen menjadi mahal dikala hal itu terjadi selama pandemi ketika Covid-19. Harga yang sangat tinggi dari tes antigen cepat menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah juga tentunya. Tes ini mendeteksi penyakit dari penyebaran Covid-19 dan juga dapat melindungi orang lain dan lingkungan sekitar. 

Menurut CNNIndonesia, alat uji antigen tersebut dilaporkan telah melonjak menjadi A$500 (Rp 5,1 juta) di pasar dan untuk di e-commerce dibandrol dengan harga sekitar  A$70 (Rp 723.000).

Faktanya, harga untuk antigen Covid-19 dan tes cepat di apotik biasanya hanya A$ 10 (Rp 103.000) per minggu lalu.

Harga untuk tes cepat antigen datang setelah pemerintah Australia sebelumnya menghimbau orang-orang yang kontak dekat dan melakukan interaksi dengan pasien Covid-19 harus mendapatkan pemeriksaan dan pengecekan. Namun, adanya kebijakan tersebut membuat Australia dengan cepat kehabisan alat tes antigen.

Morrison Tolak Tes Antigen Gratis

Jika sebelumnya Perdana Menteri Morrison telah mengambil kebijakan untuk tes antigen gratis kepada penduduk dengan penghasilan rendah. Namun, Morrison menolak tawaran dari dokter dan serikat pekerja untuk mengadakan tes antigen gratis. Dia menegaskan, pemerintah tidak akan menanggung biaya tes tersebut karena hal tersebut masih menjadi biaya pribadi.

Saat ini Australia memang sedang menghadapi kondisi dari badai Omicron. Hal ini menyebabkan meningkatnya pasien rawat inap di setiap pelayanan kesehatan.

Rumah sakit di Victoria telah mulai mengirimkan 3 juta alat uji antigen kepada pekerja garis depan dan mereka yang berisiko. Sementara itu, negara bagian Australia memperkirakan jutaan alat tes akan tiba mulai Senin (17 Januari 2022).

Australia melaporkan kasus Covid-19 pada hari yang sama dengan Kamis (13/01/2022). Saat kasus Covid-19 dilaporkan, sekitar 74.000 kasus baru bertambah setiap harinya. Peningkatan jangkauan harian sebesar 150.000 kasus.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *