Wajah Oval
Fashion

5 Model Rambut untuk Wajah Oval yang Bisa Membuat Proporsi Terlihat Seimbang

5 Model Rambut untuk Wajah Oval yang Bisa Membuat Proporsi Terlihat Seimbang

5 Model Rambut untuk Wajah Oval yang Bisa Membuat Proporsi Terlihat Seimbang Memilih model rambut sering kali terasa lebih rumit daripada sekadar menentukan ingin pendek atau panjang. Bentuk wajah, tekstur rambut, ketebalan, kebiasaan menata rambut, sampai seberapa sering seseorang bersedia datang ke salon dapat memengaruhi hasil akhirnya. Bagi pemilik wajah oval, pilihan sebenarnya cukup luas karena bentuk ini mempunyai proporsi yang relatif seimbang.

Wajah oval umumnya mempunyai panjang yang sedikit lebih besar dibandingkan lebarnya, dengan garis rahang yang cenderung lembut serta bagian wajah yang tidak terlalu bersudut. Vogue menyebut karakter tersebut membuat pemilik wajah oval cukup fleksibel mencoba beragam panjang rambut, poni, gelombang, sampai potongan pendek. Penata rambut yang diwawancarai Vogue juga menekankan bahwa tekstur alami rambut tetap menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan potongan.

L’Oréal Paris memberikan pandangan serupa. Wajah oval dapat menggunakan rambut pendek, sedang, maupun panjang. Potongan bob di sekitar dagu, layer pada rambut medium, serta poni untuk rambut panjang menjadi beberapa pilihan yang direkomendasikan.

Meski disebut fleksibel, bukan berarti semua potongan akan memberikan hasil identik. Lima model berikut menawarkan karakter berbeda yang dapat disesuaikan dengan gaya pribadi.

1. Chin Length Bob untuk Tampilan Bersih dan Tegas

Bob sepanjang dagu merupakan salah satu pilihan yang menarik untuk wajah oval. Panjang rambut berhenti di sekitar garis rahang sehingga bagian bawah wajah memperoleh garis yang lebih tegas tanpa membuat wajah terlihat terlalu berat.

L’Oréal Paris secara khusus menyarankan angular bob yang menyentuh area dagu untuk pemilik wajah oval yang ingin menggunakan rambut pendek. Garis bob dapat membantu memberikan definisi pada wajah yang memiliki bentuk lembut.

Model ini dapat dibuat sangat rapi dengan ujung rata atau sedikit bertekstur. Pemilik rambut lurus dapat memilih hasil yang lebih bersih, sedangkan rambut bergelombang dapat mempertahankan sedikit gerakan agar penampilannya terasa ringan.

Bob sepanjang dagu juga dapat dimainkan melalui belahan rambut. Wajah oval termasuk bentuk yang cukup bebas menggunakan belah tengah maupun samping. L’Oréal Paris menyebut pemilik wajah oval dapat bereksperimen dengan beberapa jenis belahan karena proporsinya relatif seimbang.

Belah tengah memberikan kesan simetris dan modern. Belah samping memberikan volume tambahan pada salah satu sisi serta membuat keseluruhan rambut terlihat lebih dinamis.

Bob Bisa Disesuaikan dengan Ketebalan Rambut

Pemilik rambut tipis tidak harus menghindari bob. Potongan yang relatif rata justru dapat membuat ujung rambut terlihat lebih penuh.

Untuk rambut sangat tebal, penata rambut dapat mengurangi sebagian volume pada bagian dalam sehingga rambut tidak melebar berlebihan di sekitar rahang.

Panjang bob juga tidak harus berhenti tepat di dagu. Selisih beberapa sentimeter dapat mengubah hasil secara signifikan. Seseorang dengan leher panjang mungkin nyaman dengan bob yang lebih pendek, sedangkan mereka yang belum siap memangkas banyak rambut dapat memilih panjang sedikit di bawah dagu.

“Menurut penulis, bob sepanjang dagu merupakan pilihan menarik bagi pemilik wajah oval yang ingin perubahan cukup terlihat tanpa membutuhkan bentuk potongan yang terlalu rumit.”

2. Textured Lob untuk Rambut Sebahu yang Lebih Fleksibel

Bagi seseorang yang belum siap menggunakan bob pendek, lob atau long bob dapat menjadi pilihan tengah. Panjangnya biasanya berada di sekitar bahu atau sedikit di atasnya sehingga masih cukup mudah dikuncir.

Vogue memasukkan textured lob sebagai salah satu model yang cocok untuk wajah oval. Potongan tersebut memberikan gerakan pada rambut sekaligus mempertahankan panjang yang cukup fleksibel untuk ditata dalam berbagai gaya.

Tekstur merupakan bagian penting dari model ini. Rambut tidak harus terlihat lurus sempurna dari akar sampai ujung. Gelombang ringan, ujung yang sedikit bergerak, atau layer tipis dapat membantu menghasilkan bentuk yang lebih hidup.

Untuk rambut halus, penambahan tekstur juga dapat membuat keseluruhan rambut terlihat memiliki volume lebih baik.

L’Oréal Paris menyarankan layer yang sangat lembut pada rambut medium pemilik wajah oval, terutama bagi mereka yang memiliki rambut tipis. Layer ringan membantu rambut tidak jatuh terlalu datar di kepala.

Lob Cocok untuk yang Tidak Ingin Terlalu Sering Menata Rambut

Salah satu keuntungan lob berada pada panjangnya yang cukup bersahabat.

Saat ingin tampil lebih rapi, rambut dapat diluruskan atau dibuat blowout. Ketika tidak mempunyai banyak waktu, tekstur alami dapat dibiarkan selama potongan dasarnya masih membentuk siluet yang baik.

Rambut juga masih dapat dikuncir rendah.

Hal tersebut membuat lob cukup menarik bagi orang yang ingin memotong rambut lebih pendek tetapi tetap membutuhkan pilihan untuk mengikatnya saat bekerja atau berolahraga.

Ujung rambut dapat dibuat rata untuk kesan lebih padat atau diberi layer ringan untuk menghadirkan gerakan.

3. Long Layers untuk Mempertahankan Rambut Panjang

Memiliki wajah oval tidak berarti seseorang harus memotong rambut pendek. Rambut panjang dengan layer justru menjadi salah satu pilihan yang banyak direkomendasikan karena dapat mempertahankan panjang sambil menghindari tampilan yang terlalu berat.

Vogue menyebut rambut medium sampai panjang dengan gelombang atau layer lembut dapat bekerja baik pada wajah oval. Gerakan pada rambut membantu menonjolkan keseimbangan alami bentuk wajah.

L’Oréal Paris juga menyarankan face framing layers untuk wajah oval. Layer panjang dapat dimulai sekitar area dagu kemudian turun secara bertahap menuju ujung rambut.

Potongan seperti ini sangat cocok bagi pemilik rambut panjang yang merasa bagian depan rambut terlihat terlalu rata.

Daripada memangkas seluruh panjang, penata rambut hanya perlu membentuk beberapa bagian di sekitar wajah.

Layer terpendek dapat ditempatkan di sekitar dagu, tulang pipi, atau sedikit lebih rendah berdasarkan tekstur rambut.

Face Framing Layers Memberi Gerakan di Sekitar Wajah

Lapisan di sekitar wajah berfungsi seperti bingkai.

Ketika rambut ditata dengan blowout atau gelombang lembut, bagian tersebut dapat bergerak menjauhi wajah sehingga tulang pipi terlihat lebih terbuka.

Pada rambut yang sangat panjang, cara ini juga mencegah seluruh rambut terlihat seperti satu lembar berat yang jatuh dari atas sampai bawah.

L’Oréal Paris menyebut layer yang ditempatkan dengan tepat dapat membantu memberikan definisi sekaligus membuat rambut tipis terlihat mempunyai volume lebih baik.

Pemilik rambut ikal dapat menggunakan prinsip serupa, tetapi panjang layer perlu disesuaikan dengan pola ikal. Rambut keriting akan memendek ketika kering sehingga penentuan titik layer perlu dilakukan dengan lebih hati hati.

Rambut Panjang Tidak Harus Selalu Belah Tengah

Belah tengah memang terlihat serasi dengan wajah oval karena menonjolkan kesimetrisan.

Namun, pemilik bentuk wajah ini juga dapat menggunakan belah samping untuk menghasilkan volume berbeda.

Perubahan belahan bahkan dapat memberikan penampilan baru tanpa memotong rambut lagi.

Bagi rambut yang terbiasa berada pada satu arah selama bertahun tahun, memindahkan belahan terkadang membutuhkan beberapa kali penataan sebelum rambut mulai mengikuti posisi baru.

4. Curtain Bangs untuk Membingkai Mata dan Tulang Pipi

Poni menjadi salah satu cara tercepat mengubah penampilan tanpa memangkas seluruh panjang rambut.

Pemilik wajah oval mempunyai keuntungan karena banyak jenis poni dapat digunakan. Vogue menyebut curtain bangs, poni samping, poni tipis, sampai poni penuh dapat bekerja baik pada bentuk oval.

L’Oréal Paris juga menyebut struktur oval cukup fleksibel untuk memakai berbagai bentuk poni, termasuk poni penuh dan curtain bangs.

Di antara pilihan tersebut, curtain bangs termasuk yang relatif mudah dipadukan dengan banyak panjang rambut.

Bagian tengahnya biasanya lebih pendek kemudian memanjang perlahan menuju sisi wajah. Ketika dibelah tengah, poni membuka seperti tirai dan membingkai area mata serta tulang pipi.

Curtain Bangs Bisa Dipadukan dengan Layer Panjang

Kombinasi yang paling mudah diterapkan adalah curtain bangs dengan rambut medium atau panjang berlayer.

Poni dapat dibuat menyatu dengan bagian depan rambut sehingga tidak terlihat seperti dua potongan terpisah.

L’Oréal Paris merekomendasikan poni panjang yang membingkai wajah bersama layer panjang mulai sekitar dagu untuk pemilik wajah oval.

Panjang poni perlu ditentukan berdasarkan kebiasaan pemiliknya.

Poni yang berhenti di sekitar alis memberikan perubahan lebih jelas tetapi membutuhkan penataan lebih sering. Versi yang lebih panjang di sekitar tulang pipi cenderung lebih mudah diselipkan ke belakang telinga ketika tidak ingin menggunakan poni.

Byrdie juga mencatat curtain bangs panjang termasuk pilihan fleksibel bagi wajah oval dan relatif mudah disesuaikan dengan gaya sehari hari.

Pertimbangkan Tekstur Rambut Sebelum Memotong Poni

Poni tidak hanya berkaitan dengan bentuk wajah.

Arah pertumbuhan rambut pada bagian depan, keberadaan pusaran, ketebalan, serta tekstur alami perlu diperhatikan.

Rambut lurus mungkin membutuhkan sedikit penataan agar curtain bangs membuka ke samping. Rambut bergelombang dapat menghasilkan gerakan alami yang lebih lembut.

Pada rambut keriting, curtain bangs juga dapat digunakan tetapi bentuknya harus mengikuti pola ikal.

Karena bagian depan rambut sangat terlihat, sebaiknya jelaskan kepada penata rambut seberapa banyak waktu yang bersedia digunakan untuk menata poni setiap pagi.

5. Pixie Cut untuk Menonjolkan Struktur Wajah

Pilihan paling berani dari daftar ini adalah pixie cut.

Rambut dipotong sangat pendek sehingga hampir seluruh struktur wajah terbuka. Bentuk oval cukup cocok dengan pendekatan tersebut karena proporsinya tidak membutuhkan banyak rambut untuk menyeimbangkan bagian tertentu.

Vogue memasukkan sleek pixie sebagai salah satu pilihan yang dapat digunakan pemilik wajah oval. Bentuk wajah yang relatif seimbang memungkinkan potongan pendek menonjolkan mata, tulang pipi, serta garis rahang tanpa tertutup rambut panjang.

Pixie sendiri tidak hanya memiliki satu bentuk.

 Ada versi dengan bagian atas lebih panjang sehingga dapat diarahkan ke samping. Ada pula pixie bertekstur dengan ujung yang dibuat lebih bebas.

Byrdie mencatat pixie termasuk salah satu model yang terus bertahan dalam berbagai periode karena dapat disesuaikan dengan tekstur serta karakter pemiliknya.

Pixie Pendek Tidak Selalu Berarti Sulit Diubah

Meski rambut sangat pendek, variasi penataannya cukup luas.

Bagian depan dapat diturunkan menjadi poni pendek, diarahkan ke samping, atau diangkat untuk menambah volume.

Produk penataan dalam jumlah kecil dapat memberikan tekstur tanpa membuat rambut terlihat terlalu kaku.

Untuk rambut tebal, penata rambut dapat mengurangi volume pada sisi tertentu. Untuk rambut halus, bagian atas dapat dipertahankan sedikit lebih panjang agar memberikan kesan penuh.

Hal yang perlu dipertimbangkan justru frekuensi pemotongan.

Pixie kehilangan bentuk lebih cepat dibandingkan rambut panjang karena pertumbuhan satu atau dua sentimeter sudah cukup mengubah garis di sekitar telinga serta tengkuk.

“Pixie dapat menjadi pilihan menarik ketika seseorang memang ingin menjadikan wajah sebagai pusat perhatian. Bentuk oval biasanya memberi cukup kebebasan untuk memainkan volume di bagian atas maupun sisi.”

Kenali Wajah Oval Sebelum Memutuskan Potongan

Sebelum datang ke salon membawa foto referensi, ada baiknya memastikan terlebih dahulu apakah bentuk wajah memang oval.

L’Oréal Paris menjelaskan wajah oval biasanya sedikit lebih panjang daripada lebar dengan garis luar yang cenderung lembut. Pengukuran dapat dilakukan dengan membandingkan lebar dahi, tulang pipi, rahang, serta panjang wajah dari dahi menuju dagu.

Namun, bentuk wajah manusia tidak selalu masuk sempurna ke satu kategori.

Seseorang dapat mempunyai karakter di antara oval dan panjang, oval dan bulat, atau oval dengan rahang yang cukup tegas.

Karena itu, klasifikasi bentuk wajah sebaiknya digunakan sebagai panduan, bukan aturan yang menentukan potongan apa yang boleh atau tidak boleh digunakan.

Tekstur rambut sering kali justru mempunyai pengaruh lebih besar terhadap hasil akhir.

Tekstur Rambut Bisa Lebih Penting daripada Bentuk Wajah

Dua orang dengan bentuk wajah oval dapat memperoleh hasil sangat berbeda meski meminta potongan yang sama.

Rambut lurus halus akan menghasilkan bob yang berbeda dibandingkan rambut tebal bergelombang. Pixie pada rambut lurus juga akan mempunyai karakter berbeda dibandingkan rambut keriting.

Vogue menekankan pentingnya mempertimbangkan tekstur alami ketika memilih model untuk wajah oval. Potongan yang bekerja mengikuti karakter rambut biasanya lebih mudah dipertahankan sehari hari.

Sebelum memotong, perhatikan bagaimana rambut bergerak ketika tidak ditata.

Apakah mudah mengembang, cepat lepek, mempunyai pusaran di depan, sulit mempertahankan gelombang, atau justru membentuk ikal kuat.

Informasi tersebut sebaiknya disampaikan kepada penata rambut.

Bawa Foto Referensi tetapi Jangan Menuntut Hasil Identik

Foto dapat membantu menjelaskan panjang, bentuk poni, dan jenis layer yang diinginkan.

Namun, hasil tidak akan selalu identik dengan orang pada foto karena struktur kepala, ketebalan rambut, arah pertumbuhan, dan teksturnya berbeda.

Cara yang lebih efektif adalah membawa beberapa foto yang mempunyai unsur serupa.

Misalnya tiga referensi bob sepanjang dagu dengan bentuk ujung berbeda. Penata rambut kemudian dapat menentukan versi yang paling sesuai dengan kondisi rambut.

Pertanyaan mengenai perawatan juga penting.

Tanyakan apakah model tersebut perlu dikeringkan dengan teknik tertentu, seberapa sering ujung harus dirapikan, serta apakah bentuknya tetap baik ketika rambut dibiarkan kering alami.

Panjang Rambut Sebaiknya Mengikuti Kebiasaan Sehari Hari

Model yang terlihat bagus di salon belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila tidak sesuai rutinitas pemiliknya.

Orang yang setiap hari harus mengikat rambut untuk bekerja mungkin kurang nyaman dengan bob yang terlalu pendek untuk dikuncir.

Mereka yang tidak menggunakan alat penata panas sebaiknya memilih potongan yang tetap mempunyai bentuk saat dikeringkan secara alami.

Sebaliknya, seseorang yang menikmati proses menata rambut setiap pagi dapat memilih curtain bangs atau layer lebih banyak.

Pertimbangan semacam ini membuat potongan lebih mudah dipertahankan selama beberapa bulan.

Wajah oval memang menawarkan banyak kebebasan, tetapi hasil terbaik tetap berasal dari perpaduan bentuk wajah, tekstur rambut, kebiasaan perawatan, serta gaya yang membuat pemiliknya merasa nyaman. Bob sepanjang dagu dapat memberikan garis lebih tegas, textured lob menawarkan fleksibilitas, long layers mempertahankan panjang, curtain bangs menonjolkan area mata, sementara pixie membuka hampir seluruh struktur wajah.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *