Tak Hanya Mandalika. Isu Lintasan Tidak Layak Juga Terjadi di Argentina
News Sports

Tak Hanya Mandalika, Isu Lintasan Tidak Layak Juga Terjadi di Argentina

Jalurmedia.com – MotoGP di sirkuit Mandalika, Indonesia resmi berakhir pada Minggu, (20/2/22). Selanjutnya, ajang balap internasional ini akan kembali di selenggarakan di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina pada tanggal 1 hingga 3 April mendatang. Dan dilanjutkan di Circuit of the Americas, Ausitin, Texas.

Sebagai tambahan informasi, kejuaraan MotoGP yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia berhasil dimenangkan oleh pembalap kebanggaan KTM, Miguel Oliveira. Meski perlombaan berlangsung dalam cuaca yang tidak mendukung (hujan deras) MotoGP tetap berjalan dengan baik.

Sebelumnya, para pembalap di khawatirkan dengan kondisi lintasan yang tidak cukup baik. Pada tes uji coba, banyak pembalap yang mengalami cedera akibat kerikil-kerikil yang terlepas dari aspal. Bahkan, kaca pelindung helm Marco Bezzecchi sampai mengalami keretakan.

Hampir Dibatalkan

Meski sebelumnya lintasan sirkuit Mandalika di anggap tidak layak, hal ini berhasil di bantah oleh penyelenggara. Dibuktikan dengan HomologasiĀ  grade A yang diberikan oleh FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) kepada sirkuit Mandalika. Homologasi adalah pengecekan resmi yang dilakukan oleh pihak FIM guna memberikan lisensi layak atau tidaknya sebuah sirkuit melangsungkan balapan.

Homologasi diberikan tepat sehari sebelum pertandingan di mulai (8/3/22). Dan lisensi tersebut berhasil dibuktikan dengan tidak adanya masalah yang berhubungan dengan lintasan selama berlangsungnya balapan meski sedang terjadi hujan.

Terjadi di Argentina dan Texas

Isu ketidaklayakan lintasan rupanya tidak hanya terjadi di Indonesia. Jurnalis MotoGP, Neil Morrison pada wawancaranya dengan Kompas.com mengatakan masalah ini juga kemungkinan besar terjadi di Argentina. Mengingat sirkuit tersebut sudah berhenti di gunakan bahkan sebelum pandemi Covid-19.

Tak hanya lintasan yang sudah lama tak terpakai, sebagian besar gedung yang terdapat di sirkuit Termas de Rio Hondo juga sempat terbakar. Kebakaran besar ini terjadi pada Februari tahun 2021. Sehingga mereka harus melakukan konstruksi besar-besaran untuk pembangunan kembali fasilitas. Hal inilah yag menurut Neil akan menjadi tantangan berat bagi penyelenggara.

Kebakaran ini berhasil menghanguskan 80 persen bangunan sirkuit. Setelah di selidiki, kebakaran diduga berasal dari bagian atas tribune penonton. Dimana pada saat kejadian sedang berlangsung konstruksi yang melibatkan alat las.

Tak hanya di Argentina, Neil mengatakan terdapat gundukan-gundukan di sepanjang lintasan Circuit of The Americas, Texas. Gundukan ini telah menjadi perbincangan di dunia balap sejak lama. Sehingga, untuk melangsungkan kejuaraan di sana akan diperlukan beberapa pengerjaan terlebih dahulu.

Dengan berbagai permasalahan berbeda yang dimiliki pada setiap sirkuit, Neil tidak dapat memberikan pandangannya mengenai siapa kandidat terbaik untuk menjadi juara dunia musim MotoGP 2022. Menurutnya, kejuaraan kali ini sangan sulit ditebak. Pembalap yang sebelumnya terlihat sangat baik di Qatar bahkan tidak dapat menunjukan kemampuannya di Mandalika. Oleh karena itu, juara dunia musim iniĀ  menurutnya masih menjadi misteri.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *