Mengalami Penipuan Melalui WhatsApp? Laporkan Dengan Cara Ini!
Lifestyle Technology

Mengalami Penipuan Melalui WhatsApp? Laporkan Dengan Cara Ini!

Jalurmedia.com – Perkembangan teknologi yang semakin pesat ternyata tak selalu berdampak baik. Hal ini seringkali dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan kejahatan. Salah satunya penipuan. Penipu biasanya akan menghubungi korban melalui sosial media pribadi. Salah satunya WhatsApp.

Penipuan dengan melalui WhasApp sangat marak terjadi. Mulai dari mengirim pesan mengaku sebagai organisasi maupun pihak tertentu, meminta kode OTP, memberikan link berbahaya dengan iming-iming hadiah dan sebagainya.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya jika kamu segera memblokir nomor-nomor yang tidak dikenal dan mencurigakan. Untuk memblokir nomor WhatsApp, kamu dapat melakukan dua cara. Baik langsung melalui aplikasi maupun melapor melalui Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Cara Memblokir Via WhatsApp

  1. Lakukan tangkapan layar atau screen shoot isi chat dari penipu tersebut. Hal ini dilakukan guna memperoleh bukti sebagai bahan laporan ke aparat atau penegak hukum.
  2. Selanjutnya, kamu dapat melakkan pemblokiran dengan tetap berada di dalam ruang chat. dengan cara
    – Buka ruang chat dengan penipu,
    – “Klik” Nama kontak untuk mebuka profil penipu
    Scroll layar ke bawah lalu pilih laporkan kontak atau report
    – 
    “Klik” laporkan guna konfirmasi

Setelah melakukan konfirmasi pelaporan, WhatsApp akan menerima seluruh informasi dan pesan-pesan baru yang penipu kirimkan kepada kamu.  Meski terbilang cukup mudah, proses ini memerlukan waktu yang cukup panjang. Pihak WhatsApp akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum melaporkannya kembali kepada mu.

Laporkan Penipuan Melalui BRTI

Pelaporan penipu selanjutnya dapat dilakukan dengan cara melaporkannya ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia atau BRTI. Dengan melaporkannya melalui BRTI, pelaku dapat ditelusuri dan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pelaporan BRTI dapat dilakukan melalui media sosial. Kamu dapat menghubungi BRTI melalui akun Twitter resminya di @aduanBRTI dan melalui laman website di layanan.kominfo.go.id.

Untuk melakukan laporan melalui website, kamu dapat mengikuti cara berikut ini.

  1. Siapkan bukti penipuan terlebih dahulu. Bukti dapat berupa rekaman percakapan maupun tangkapan layan pesan penipu.
  2. Jangan lupa untuk menyertakan nomor telepon penipu
  3. Masuk ke website layanan.kominfo.go.id
  4. “Klik” menu aduan BRTI
  5. Selanjutnya isi data pribadi kamu sebagai pelapor. Mulai dari nama, alamat email dan nomor telepon
  6. Pilih tab Pengaduan atau Informasi lalu tulis laporan kamu

Setelah mengikuti ke enam langkah di atas, kamu akan segera di layani oleh Customer Service  yang bertugas. Setelahnya, kamu hanya perlu melampirkan bukti rekaman percakapan dan tangkapan layar bukti pesan. Petugas kemudian akan melakukan verifikasi dan menganalisis seluruh bukti yang kam kirim.

Setelah terverifikasi, petugas akan membuat laporan kedalam SMART PPI dan mengirimkan pesan notifikasi dalam bentuk e-mail ke penyelenggara jasa telekomunikasi terkait. Tujuannya adalah meminta agar nomor telepon penipu segera di blokir.
Pelaporan dan pemblokiran melalui BRTI akan memakan waktu selama 1 x 24 jam.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *