Dapat Memicu Penyakit Jantung, Hindari Kebiasaan Ini!
Health Lifestyle

Dapat Memicu Penyakit Jantung, Hindari Kebiasaan Ini!

Jalurmedia.com – Jantung merupakan organ penting bagi tubuh manusia. Jika jantung tidak berfungsi secara optimal, maka fungsi organ lain di dalam tubuh akan terganggu. Oleh karena itu, untuk menghindari penyakit jantung, Anda perlu memiliki pola hidup sehat, termasuk olahraga teratur dan pola makan yang tepat.

Sayangnya, ada beberapa kebiasaan yang bisa menyebabkan serangan jantung tanpa sepengetahuan kita. Padahal serangan jantung merupakan penyakit yang sangat fatal. Mengutip dari Every Health, ada tujuh kebiasaan yang bisa menyebabkan serangan jantung.

Kebiasaan Pemicu Penyakit Jantung

1. Duduk Sepanjang Hari

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada Januari 2014 di American Heart Association (AHA) Journal Circulation: Gagal Jantung, orang yang duduk lebih dari 5 jam dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung. Dibanding mereka yang aktif bergerak.

Jadi, jika Anda perlu bekerja di depan komputer dan duduk sepanjang hari, jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk bangun atau berjalan kaki singkat setidaknya 5 menit setiap jam.

Perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari Anda ini akan membantu melindungi Anda dari efek negatif dari gaya hidup menetap, seperti menjaga arteri Anda tetap fleksibel dan membiarkan darah mengalir dengan baik.

2. Minum alcohol secara berlebihan

Kebiasaan minum alkohol terlalu banyak tidak baik untuk jantung Anda. Minum alkohol dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan obesitas. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

AHA melaporkan bahwa minum terlalu banyak alkohol dapat mengganggu ritme jantung normal seseorang dan menyebabkan gagal jantung.

3. Sering stres

Hindari olahraga berlebihan untuk mencegah memburuknya kondisi jantung Anda. Mengutip Everyday Healths, stres dapat mendorong tubuh dan melepaskan adrenalin. Adrenalin sementara mempengaruhi fungsi fisik.

Artinya, peningkatan denyut jantung dan peningkatan tekanan darah. Selain itu, terlalu banyak stres dapat merusak pembuluh darah jantung, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Anda dapat berbagi cerita dengan seseorang yang Anda percaya untuk mengurangi stres. Olahraga juga dapat meredakan stres psikologis.

4. Jarang menyikat gigi dan mulut

Kevin R. Campbell, ahli jantung di North Carolina Heart and Vascular Center (UNC Healthcare in Raleigh)-electrophysiologist, mengatakan bahwa bakteri yang berhubungan dengan penyakit gusi adalah peradangan dalam tubuh. Dapat meningkat, dan peradangan berada pada peningkatan risiko penyakit jantung.

Selain sikat gigi, benang gigi dapat digunakan untuk mencegah bakteri pada gigi dan mulut. Benang gigi adalah pembersihan ruang interdental yang tidak dapat dijangkau dengan sikat gigi.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Periodontal Research pada tahun 2014 menemukan bahwa orang dengan penyakit jantung koroner menggunakan lebih sedikit benang gigi.

5. Asupan garam yang berlebihan

Asupan garam yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi ini dapat menyebabkan serangan jantung. Menurut laporan dari National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), makanan dengan kandungan garam tertinggi adalah makanan olahan seperti: Sayuran kaleng dan sup.

Batasi keripik, makanan beku, dan makanan ringan asin lainnya. Oleh karena itu, disarankan untuk membaca label nutrisi, membandingkan produk dan memilih yang memiliki asupan natrium harian terendah.

Aturan praktis AHA adalah mengonsumsi kurang dari 1.500 mg sodium per hari. Di sisi lain, di Indonesia, Kementerian Kesehatan merekomendasikan 2.000 mg sodium per orang per hari.

6. Kurang tidur

Secara umum, kurang tidur berdampak buruk bagi kesehatan Anda. Pekerjaan pikiran tidak terkecuali. Ketika Anda tidak cukup tidur, jantung Anda bekerja keras sepanjang hari. Akibatnya, sistem kardiovaskular tidak bisa mendapatkan istirahat yang diperlukan.

Denyut jantung dan tekanan darah menurun pada tahap pertama tidur (fase non-REM) dan kemudian naik dan turun sesuai dengan mimpi pada tahap kedua (tidur REM).

Menurut NHLBI, perubahan nokturnal ini tampaknya meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Orang dewasa disarankan untuk tidur setidaknya 7-8 jam setiap hari. Remaja adalah sekitar 9-10 jam.

7. Merokok

Tentu banyak orang sudah mengetahui bahwa merokok menyebabkan banyak penyakit dalam tubuh, mulai dari serangan jantung hingga kerusakan paru-paru. Kutipan dari Eat This, Menurut Penn Medicine, merokok adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit jantung.

Kebiasaan merokok juga menyumbang hampir sepertiga dari kematian yang terkait dengan penyakit jantung. Setiap kali Anda merokok, lebih dari 5.000 bahan kimia dimasukkan ke dalam tubuh Anda, banyak di antaranya berbahaya bagi kesehatan Anda. Salah satu bahan kimia tersebut adalah karbon monoksida.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *