Peluang Untuk Investasi di Ibu Kota Negara Baru
Ekonomi

Peluang Untuk Investasi di Ibu Kota Negara Baru

Jalurmedia.comBadan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) berharap Ibukota Negara (IKN) akan menjadi lokasi investasi jangka menengah dan panjang baru di Kabupaten Penajam Paser di Kalimantan Timur.

Jangka menengah hingga panjang untuk investasi ini, kata Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Deputi Bidang Ekonomi, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Perekonomian, Indonesia. 

Dia mengatakan pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dapat menciptakan ekonomi baru bagi keseimbangan ekonomi regional Indonesia.

Investasi dan ekspor akan menjadi kunci pemulihan. Artinya, pemerintah kita harus memastikan kondisi yang baik selama pemulihan. Ini adalah platform yang bagus bagi investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, IKN bertujuan untuk menciptakan identitas bangsa yang baru sebagai smart capital yang ramah lingkungan, asri, berkelanjutan, modern dan sesuai standar internasional. Upaya tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan ekonomi dari pandemi.

“Salah satu hal yang dapat menginspirasi pergerakan ekonomi IKN adalah pembangunan infrastruktur, yang meliputi infrastruktur logistik, dan infrastruktur pendukung lainnya,” kata Amalia.

Pemerintah sedang menyiapkan strategi pengembangan ekonomi kota baru dengan dukungan Samarinda dan Balikpapan.

Menurutnya, Samarinda akan menjadi pusat sektor energi berkelanjutan dan pusat produksi energi terbarukan. Di sisi lain, Balikpapan akan menjadi pusat pengolahan petrokimia di industri pengolahan minyak dan gas bumi.

Selain itu, kawasan IKN sedang dikembangkan dengan 6 klaster yaitu klaster industri teknologi bersih, klaster farmasi terintegrasi, klaster pertanian berkelanjutan, klaster ekowisata, klaster bahan kimia dan produk kimia, dan klaster energi rendah karbon.

Dampak ekonomi pemindahan Ibukota

Direktur Indef Tawhid Ahmed memperkirakan manfaat ekonomi jangka pendek dari pemindahan ibu kota atau ibu kota baru (IKN) ke Kalimantan Timur akan kurang dari 0,02%.

Dalam jangka panjang, dampak ekonomi akan naik namun tidak akan begitu maksimal dan diprediksi hanya akan mencapai angka 0,1%. Namun, investasi riil akan meningkat dalam jangka pendek dan panjang. Meskipun inflasi, angkatan kerja juga akan meningkat dalam jangka pendek.

Pengeluaran pemerintah yang efektif relatif rendah, tetapi kami khawatir ekspor jangka panjang akan terus menurun. Dia mengatakan impor akan terus meningkat.

Tauhid juga memperingatkan kemungkinan kerugian ekonomi dan memburuknya kondisi di Jakarta. Pasalnya, kinerja ekonomi Jakarta baru terpengaruh saat Covid-19 melanda.

Sementara Kalimantan Timur tetap kuat di tengah pandemi. 4,51% pertumbuhan ekonomi. Konsolidasi tersebut juga meminta pihak swasta untuk lebih berpartisipasi dalam pembiayaan pengembangan IKN dan ini akan membutuhkan 466 triliun rupiah.

Pembiayaan tersebut terbagi menjadi Rp 90,4 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Rp252 triliun dari Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), dan Rp123,27 triliun skema pembiayaan dari swasta dan BUMN.

Namun pemerintah tetap optimis akan adanya kenaikan ekonomi dari investasi yang dilakukan pada IKN tersebut. Untuk itu saat ini pemerintah sendiri masih fokus pada pembenaan IKN sebelum siap untuk dipindahkan.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *