News Sports

Tragedi Rusuh Sepakbola, 129 Orang Tewas

Jalurmedia.com – Tragedi rusuh sepakbola, kabar duka menyeruak dari dunia sepak bola Indonesia. Tapi kali ini lebih menyayat hati. Ratusan suporter dikabarkan tewas akibat kerusuhan di Kanjuruhan usai Derbi Jawa Timur, Sabtu malam (1/10), pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Ribuan Aremania tiba-tiba menyerbu ke lapangan, merusak berbagai struktur di stadion. Bahkan massa semakin brutal hingga membakar mobil polisi. Dalam menghadapi “serbuan” Aremania, polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa yang semakin ganas. Kerusuhan meletus setelah Arema kalah 2-3 dari rival klasiknya Persebaya.

Akibatnya, ratusan pendukung terkapar tak berdaya. Beberapa pingsan, sementara yang lain dilaporkan meninggal karena kekurangan oksigen. Akun Instagram Arekmalang_id melaporkan sedikitnya 129 orang tewas akibat kerusuhan di Kanjuruhan. Beberapa memiliki anak.

“Kemungkinannya lebih besar lagi karena kapasitas rumah sakit tidak bisa menampung banyak korban (terutama terkena gas air mata) yang tidak mendapatkan perawatan saat ini. Kita berdoa bersama.” ujar salah satu pengguna twitter @t10nugroho.

Belum ada pernyataan resmi dari panitia penyelenggara pertandingan Arema FC vs Persebaya atau polisi terkait kerusuhan  Aremania di stadion Kanjuruhan. Situasi di Stadion Kanjuruhan dilaporkan sangat tegang setelah peluit panjang dari wasit. “Kami masih belum tahu apakah hanya lima atau berapa banyak. Kami melihat truk dengan orang-orang terluka dibawa ke rumah sakit,” kata seorang saksi mata. Jika ratusan suporter tewas pasca kerusuhan Kanjuruhan, niscaya ini akan menjadi tragedi tergelap sepak bola Indonesia.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *