Nusantara Siap Menjadi Nama Baru Ibukota Indonesia
News

Nusantara Siap Menjadi Nama Baru Ibukota Indonesia

Jalurmedia.comMenteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, Presiden Jokowi telah memilih Nusantara sebagai nama ibukota negara (IKN). Ibu kota negara yang baru akan berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur).

Menurut Suharso, Nusantara terpilih sebagai nama baru IKN dari lebih 80 nama yang sebelumnya telah diajukan oleh pihak Jokowi. Ada sekitar 80 nama baru yang diajukan, tapi pada akhirnya kata Nusantara yang dipilih tanpa Jaya,” kata Suharso Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan.

Dalam pemilihan nama IKN yang baru, pihak Jokowi sendiri telah mendapatkan saran dari para ahli bahasa, sejarawan dan banyak ahli lainnya. Adapun nama yang sempat diajukan sebagai nama baru ibukota menurut Suharso Antara lain Negara Jaya, Nusantara Jaya, Nusa Karya, Warna Pura, Cakrawala Pura, hingga Kertanegara.

Suharso juga menegaskan bahwa pemilihan nama baru tersebut disesuaikan dengan analisa dari para ahli dan juga sejarawan. Mengingat bahwa pemilihan nama baru harus tetap berlandaskan kepada sejarah dari Indonesia itu sendiri.

Suharso sebelumnya menjelaskan bahwa nama ibu kota baru yakni Nusantara, telah dipilih langsung oleh Presiden Jokowi. Hal ini juga telah dikonfirmasikan langsung pada Jumat (14/01/2022). 

Alasan Dipilihnya Nama “Nusantara” Sebagai IKN

Dipilihnya nusantara dengan nama baru IKN karena kepulauan tersebut sudah dikenal sejak lama. Untuk alasan lainnya adalah Nusantara merupakan simbol dalam lingkaran internasional yang disederhanakan dan digambarkan sebagai kesatuan pulau dari Republik Indonesia.

Presiden Joko Widodo mengatakan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari Jakarta ke Kalimantan Timur merupakan bagian dari transformasi Indonesia. Ia mencontohkan bahwa langkah pemindahan IKN bukan hanya soal pindah bangunan namun juga transformasi di dalamnya.

Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Ibu Kota Negara ini adalah bagian dari transformasi besar-besaran yang ingin dilakukan. Pembangunan Ibu Kota Negara ini bukan semata-mata memindahkan fisik kantor-kantor pemerintahan. Langkah IKN juga merupakan upaya untuk menciptakan momentum baru bagi perubahan di Indonesia melalui inovasi, teknologi dan ekonomi hijau, ujarnya.

“Untuk pembangunan fisik ibu kota Kaltim harus didorong untuk membangun kota yang sehat, efektif dan efisien,” kata Jokowi.

Ibukota baru yang telah dirancang sejak awal, dimana warganya mudah akses ke mana-mana dekat, ke mana-mana bisa naik sepeda, bisa jalan kaki, karena zero emission yang menyediakan pelayanan keamanan dan kesehatan serta pendidikan yang berkelas dunia,” tambah Presiden Joko Widodo.

Dengan nama baru ibukota yakni Nusantara maka diharapkan agar Indonesia kedepannya menjadi negara yang maju yang mapan perekonomian serta kehidupan sosialnya. Pertumbuhan dan pembangunan terus berjalan dengan mengedepankan efisiensi masa depan.

Harapan masyarakat Indonesia dengan pemindahan ibukota baru adalah bahwa akan terciptanya kehidupan yang lebih harmonis bagi masyarakat Indonesia. Selain itu dapat mengurangi kepadatan dari Jakarta saat ini. Karena semua pusat berada di Jakarta.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *