6 Tempat Ngabuburit Paling Digemari di Semarang Saat Ramadan
6 Tempat Ngabuburit Paling Digemari di Semarang Saat Ramadan di Semarang selalu menghadirkan suasana yang khas. Menjelang waktu berbuka, warga memadati ruang ruang publik untuk menunggu azan magrib sambil menikmati udara sore. Tradisi ngabuburit bukan sekadar mengisi waktu, melainkan menjadi momen berkumpul bersama keluarga dan sahabat. Kota ini memiliki beragam lokasi yang menjadi favorit setiap tahun, mulai dari kawasan bersejarah hingga ruang terbuka hijau yang nyaman.
Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah menawarkan kombinasi wisata religi, kuliner, dan panorama kota yang menarik. Berikut enam tempat yang paling sering menjadi pilihan warga untuk ngabuburit selama Ramadan.
Kota Lama Semarang
Kawasan Kota Lama selalu menjadi magnet bagi warga yang ingin menikmati suasana klasik menjelang berbuka. Deretan bangunan bergaya kolonial dengan jendela besar dan dinding kokoh menciptakan latar yang estetik untuk berjalan santai.
Saat Ramadan, kawasan ini semakin hidup. Banyak pedagang takjil bermunculan di sekitar area, menawarkan aneka jajanan seperti kolak, es buah, hingga gorengan hangat. Pengunjung dapat duduk di bangku taman atau di depan bangunan bersejarah sambil berbincang ringan menunggu waktu berbuka.
Menikmati Senja di Tengah Bangunan Bersejarah
Langit sore di Kota Lama sering kali terlihat indah dengan warna jingga yang memantul di dinding bangunan tua. Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk berfoto atau sekadar menikmati angin sepoi sepoi.
Suasana yang relatif tertib dan ruang pejalan kaki yang luas membuat tempat ini nyaman untuk keluarga.
Masjid Agung Jawa Tengah
Masjid Agung Jawa Tengah menjadi pusat kegiatan religi selama Ramadan. Kompleks masjid yang luas memudahkan warga untuk berkumpul, beribadah, sekaligus ngabuburit.
Menjelang magrib, halaman masjid dipenuhi masyarakat yang datang untuk mengikuti kajian atau sekadar duduk santai. Banyak pula yang membawa keluarga untuk berbuka bersama di pelataran.
Panorama Menara Al Husna
Salah satu daya tariknya adalah Menara Al Husna yang menjulang tinggi. Dari atas menara, pengunjung dapat melihat panorama kota Semarang yang luas. Banyak warga memilih naik ke menara menjelang sore untuk menikmati pemandangan sambil menunggu azan berkumandang.
Kombinasi suasana religius dan pemandangan kota membuat lokasi ini selalu ramai setiap Ramadan.
Simpang Lima Semarang
Simpang Lima merupakan ikon kota yang tak pernah sepi, termasuk saat Ramadan. Lapangan luas di tengah kota ini menjadi tempat favorit warga untuk berjalan santai atau duduk menikmati suasana sore.
Selama bulan puasa, pedagang makanan dan minuman khas Ramadan berjejer di sekitar area. Mulai dari es campur hingga aneka kue tradisional mudah ditemukan.
Aktivitas Ringan Menjelang Berbuka
Banyak anak muda datang ke Simpang Lima untuk bersepeda atau sekadar berbincang di tepi lapangan. Suasana terbuka memberi ruang bagi siapa saja untuk menikmati sore tanpa merasa sesak.
Lampu kota yang mulai menyala saat magrib menambah kesan hangat pada momen berbuka di ruang publik ini.
Pantai Marina Semarang
Bagi warga yang ingin suasana berbeda, Pantai Marina menjadi pilihan menarik. Meski tidak sebesar pantai di daerah lain, lokasi ini menawarkan pemandangan laut yang menenangkan.
Menunggu berbuka sambil melihat matahari perlahan turun di ufuk barat memberi pengalaman tersendiri. Banyak pengunjung membawa tikar untuk duduk santai bersama keluarga.
Angin Laut yang Menyegarkan
Hembusan angin laut di sore hari membuat suasana lebih nyaman meski cuaca cukup hangat. Beberapa pedagang menjajakan camilan ringan dan minuman segar yang bisa dibeli untuk berbuka.
Pantai Marina sering menjadi alternatif bagi warga yang ingin ngabuburit di ruang terbuka dengan pemandangan alami.
Taman Indonesia Kaya
Taman Indonesia Kaya dikenal sebagai ruang terbuka hijau dengan fasilitas panggung pertunjukan. Selama Ramadan, taman ini menjadi lokasi favorit untuk duduk santai atau berkumpul bersama teman.
Rumput hijau yang tertata rapi dan area duduk yang memadai membuat suasana terasa nyaman. Banyak keluarga membawa anak anak untuk bermain ringan sambil menunggu waktu berbuka.
Ruang Publik yang Tertata
Taman ini memiliki pencahayaan yang baik dan akses yang mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota. Beberapa komunitas juga kerap mengadakan kegiatan sosial atau berbagi takjil di area ini.
Kehadiran taman sebagai ruang publik menunjukkan bagaimana kota menyediakan tempat berkumpul yang aman dan nyaman bagi warganya.
Kampung Pelangi Semarang
Kampung Pelangi menawarkan pengalaman ngabuburit dengan nuansa warna warni yang ceria. Rumah rumah yang dicat dengan berbagai warna menciptakan latar unik untuk berjalan santai.
Lokasi ini sering dikunjungi wisatawan maupun warga lokal yang ingin suasana berbeda. Menjelang magrib, suasana semakin ramai dengan kehadiran pedagang kecil yang menjajakan makanan ringan.
Spot Foto dan Kuliner Ringan
Banyak pengunjung memanfaatkan dinding warna warni sebagai latar foto. Selain itu, beberapa warung kecil menyediakan minuman dan camilan yang cocok untuk berbuka.
Kampung Pelangi memberi alternatif ngabuburit dengan sentuhan visual yang berbeda dari ruang publik lainnya di Semarang.
Ngabuburit di Semarang selalu menghadirkan pilihan lokasi yang beragam. Dari kawasan bersejarah hingga ruang terbuka hijau dan pantai, setiap tempat menawarkan suasana yang khas menjelang waktu berbuka. Keenam lokasi tersebut menjadi bukti bahwa tradisi menunggu magrib di Kota Atlas tetap hidup dan penuh warna setiap Ramadan.





