News

JNE Kubur Beras Banpres di Depok, Apa Alasannya?

Jalurmedia.com – Jasa ekspedisi JNE atau juga PT Tiki Lintas Nugraha Ekakurir, berbicara tentang penemuan beras hasil bantuan sosial (Bansos) dari presiden yang dikubur di sebuah tanah lapang di kaawan Depok, Jawa Barat.

Pernyataan tersebut mereka sampaikan selaku penyalur beras bansos. Vice President JNE Eri Palgunadi mengatakan tidak ada pelanggaran prosedur perusahaan dalam hal ini.

Hal ini dikarenakan beras tersebut sudah dalam kondisi buruk atau tertimbun karena tidak layak untuk dikonsumsi.

Awal mula berita ini heboh di publik lantaran salah satu akun instagram, yaitu @updateinfojakarta, mengunggah video yang menampilkan sebuah lahan yang penuh dengan timbunan beras, yang diindikasi adalah beras hasil bansos Presiden.

Dalam berbagai unggahan di Twitter memperlihatkan cuplikan video yang semula diunggah sebuah akun di YouTube Menitnews TV berjudul Penemuan Sembako Banpres Tahun 2020 dikubur di Kota Depok pada 29 Juli 2022. Dalam video tampak sebidang tanah yang cukup luas telah digali.

Video diduga Bansos Presiden ditimbun di Depok tersebut menuai kecaman dari warganet. Banyak pihak yang mengecam tindakan yang diduga penimbunan tersebut.

Tak hanya itu saja, berdasarkan dugaan, ada keterlibatan oknum salah satu penyedia jasa ekspedisi dalam kejadian itu.

Tidak ada pelanggaran pemberitaan tentang ditemukannya beras bansos di Depok, karena standar alur kerja penanganan barang rusak dilakukan sesuai dengan kesepakatan kerja sama yang disepakati para pihak,” tulis Eri dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (31/7).

Menurut Eri, sebagai penyalur bansos, JNE berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggannya, menurut Eri. JNE uga mendukung program pemerintah terkait penyaluran bansos.

“Dalam menjalankan bisnis, JNE selalu mengikuti dan mematuhi peraturan yang berlaku serta memaksimalkan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur perusahaan,” ujarnya.

Sebelumnya, warga Depok di Jawa Barat dihebohkan menemukan kemasan beras yang dibuang ke tanah di Kampung Serab, Sukmajaya, pada Minggu.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Sosial Kota Depok Asloe’ah Madjri. Beras itu merupakan bantuan presiden yang disalurkan langsung oleh Kementerian Sosial kepada warga yang terdampak COVID-19, ujarnya.

Dia mengaku baru mengetahui penemuan itu dari polisi.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *