Pencarian Anak Ridwan Kamil Belum Berhasil, Ini Kendalanya!
News

Pencarian Anak Ridwan Kamil Belum Berhasil, Ini Kendalanya!

Jalurmedia.com – Proses pencarian Emmeril Kahn Mumtadz, putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang terseret  di sungai Aare, Minggu (30/5/2022) waktu setempat, belum membuahkan hasil. Pencarian Eril, panggilan akrab anak Ridwan Kamil, tidak membuahkan hasil. Karena kekeruhan air yang disebabkan oleh partikel es yang mencair masih menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Menurut keterangan dari KBRI Bern, penyusuran sungai Aare dilakukan dengan menggunakan kapal dan peralatan pengawasan bawah air. Pencarian juga dipersempit ke lokasi yang paling memungkinkan ditemukannya Eril. Area pencarian telah dipersempit ke lokasi yang paling mungkin di daerah Marzili. Pada sore hari, fokus pecariannya adalah pada area gerbang Grenzmätelli dan Engehalde dengan perahu.

“Dari otoritas Swiss, pihak KBRI diperkenankan berkoordinasi melihat dari jarak dekat. Dan kami lihat dari pihak KBRI juga diperkenankan untuk turut serta. Sehingga kemudian bisa berkomunikasi lebih intens,” kata perwakilan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzzaman, dalam konferensi pers di Gedung Sate.

Ridwan Kamil Ikut Sisir Sungai Aare Bersama Polisi Swiss

Gubernur Jawa Barat masih berharap bisa menemukan Emmeril Kahn Mumtadz, anak Ridwan Kamil yang hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu bahkan turun langsung melihat proses pencarian yang sudah berlangsung beberapa hari ini. Eril, yang merupakan putra sulung Kang Emil, telah hilang sejak Kamis (26/5/2022).

Dalam foto dokumenter yang dipublikasikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bern pada Senin (30 Mei 2022), Ridwan Kamil terlihat berada di tepi sungai Aare dan sedang berbicara dengan polisi Bern.

Proses pencarian Eril telah memasuki hari keempat. Namun sejauh ini, polisi yang dipimpin oleh Polisi Maritim Bern belum juga berhasil menemukan keberadaan Eril.

Kronologis Hilangnya Eril, Putra Ridwan Kamil

Sebagai informasi, peristiwa hilangnya Eril anak Ridwan Kamil terjadi pada pukul 10 pagi waktu Swiss. Eril berenang di sungai Aare bersama saudara perempuannya Zara dan salah seorang temannya. Eril dan kelompoknya berjalan menuruni tangga menuju sungai. Mereka pun memilih titik lokasi berenang dimana para lansia dan anak-anak dapat berenang. Hal ini diasumsikan sebagai titik yang tidak berbahaya.

Dalam pernyataan resmi keluarga,  mereka, Elpi Nazmuzzaman, yang merupakan paman Eril, dan Zara mengatakan bahwa putra tertua Ridwan Kamil itu turun lebih awal. Eril juga dipastikan naik ke permukaan paling akhir. Hal ini dilakukan olehnya dengan tujuan untuk memastikan keselamatan saudara perempuan dan temannya.

Setelah memastikan bahwa dua anggota lainnya telah mencapai permukaan dengan selamat, Eril tiba-tiba diterjang arus yang sangat kuat dan sempat meminta bantuan. Penduduk setempat mendengar teriakannya dan kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi air.

“Eril berteriak ‘Help Me,'” kata Elpi. Sementara keluarga di seberang mencoba untuk membantu Eril. Teriakan ‘tolong’ yang dilontarkan oleh Eril drelama terbawa arus juga didengar oleh warga setempat. Hal itu yang kemudian membawa warga melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

“Di hilir, polisi sudah tahu ke mana mereka pergi,” ungkap Elpi.

Diketahui Eril sendiri sedang berada di Swiss dan sedang mencari sekolah untuk melanjutkan pendidikan masternya. Sebelumnya Ia menempuh pendidikan S1 di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *