7 Tradisi Imlek di Indonesia, Nomor 5 Paling Dinanti
Lifestyle

7 Tradisi Imlek di Indonesia, Nomor 5 Paling Dinanti

Jalurmedia.com – Tradisi Imlek, yang juga dikenal sebagai Tahun Baru China, merupakan perayaan penting bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia. Dalam setiap momennya diharapkan membawa berkah dan kemakmuran sepanjang tahun.

Untuk tetap berada dalam bayang-bayang keberuntungan, Indonesia memiliki beberapa tradisi Tahun Baru Imlek yang biasa dilakukan orang dari sebelum hingga perayaan tiba. Berikut adalah tujuh tradisi yang tidak dapat dipisahkan selama Tahun Baru Imlek.

7 Tradisi Imlek di Indonesia

1. Membersihkan dan beres-beres rumah

Biasanya kegiatan membersihkan rumah akan dilakukan setidaknya sehari sebelum Tahun Baru Imlek. Tak heran jika amalan ini dipercaya mampu menyingkirkan segala sial dan keburukan di tahun sebelumnya.

Namun, kegiatan menyapu selama Tahun Baru Imlek sangat dilarang. Karena itu berarti Anda sebenarnya bisa membuang rezeki yang hendak datang kepada penghuni rumah.

2. Siapkan makanan tahun baru Imlek

Tahun Baru Imlek tidak lengkap rasanya tanpa makanan istimewa. Selalu ada makanan khas Imlek yang disajikan di meja. Siomay, pangsit, mie goreng, lumpia, sop, bandeng dan seafood lainnya. Selain makanan berat, ada juga kue yang menunjukkan keberuntungan: kue keranjang, muffin, permen, dan buah-buahan.

Makanan khas China memiliki filosofi khusus yang diyakini diturunkan dari generasi ke generasi. Mereka berharap seluruh anggota keluarga dapat keberuntungan dan kebahagiaan di tahun baru.

3. Makan dan kumpul keluarga

Momen Tahun Baru Imlek dihabiskan bersama keluarga dan kerabat. Selama perayaan ini, keluarga Tionghoa menyiapkan berbagai hidangan Tahun Baru Imlek untuk makan bersama.

4. Pemujaan leluhur

Orang Tionghoa Konghucu biasanya berdoa untuk leluhur mereka di kuil sebelum Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh. Tradisi ini menghormati dan mendoakan arwah nenek moyang. Doa leluhur juga bisa dilakukan di rumah sesaat sebelum perayaan Imlek, menyediakan makanan, dupa, dan menyalakan lilin.

5 .Berbagi Angpao

Berbagi angpao merah adalah tradisi Tahun Baru Imlek Indonesia dan tidak bisa diabaikan. Biasanya hanya orang yang sudah menikah diperbolehkan memberikan angpao.

Para lajang tidak perlu berbagi angpao. Silakan tunggu giliran Anda. Namun, diyakini bahwa orang dewasa lajang dan orang dewasa yang bekerja tidak perlu lagi diberikan angpao, meskipun sebenarnya boleh saja diberikan.

6. Serba-serbi Merah

Merah sepertinya menjadi ciri khas perayaan Tahun Baru Imlek. Selama Tahun Baru Imlek, segala sesuatu mulai dari perhiasan hingga amplop dan pakaian berubah menjadi merah. Bagi orang Cina, merah melambangkan keberuntungan, kebahagiaan, dan kekuatan.

Selain itu, ada legenda mendalam tentang warna merah. Ribuan tahun yang lalu, monster bernama Nian dikatakan telah menyerang penduduk desa pada hari pertama Tahun Baru.

Legenda mengatakan bahwa monster itu ketakutan oleh suara keras dan merah. Inilah sebabnya mengapa orang China menggunakan warna merah sebagai warna pakaian dan perhiasan untuk mencegah kejahatan.

7. Pesta petasan dan kembang api

Menurut CNN, kembang api tidak hanya menerangi langit pada malam Tahun Baru Imlek, tetapi dentuman yang keras juga menakuti roh-roh jahat. China, serta Indonesia, meluncurkan kembang api selama 15 hari pertama Tahun Baru Imlek.

Kembang api sendiri pertama kali ditemukan oleh orang China sekitar abad ke-7. Pada saat itu, kembang api digunakan untuk mengusir roh jahat. Hal yang sama juga terjadi saat Tahun Baru Imlek yang identik dengan perayaan Tahun Baru.

Bagikan:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *